Anak Bunda Susah Belajar? Yuk Ikuti Tips Berikut!

Bunda Okemom, memiliki anak yang masih duduk di bangku sekolah tentunya merupakan sebuah tantangan tersendiri. Salah satunya, yakni jika anak diminta untuk belajar namun sangat sulit untuk mempraktikkannya. Sebagai orang tua, tentunya sangat ingin anak Anda mendapatkan hasil yang terbaik dan pemahaman yang tinggi terhadap pembelajaran di sekolah. Sering kali, saking jengkelnya tidak jarang Anda sebagai orang tua malah memarahi anak Anda. Padahal, hal tersebut malah akan membuat buah hati menjadi semakin malas untuk belajar atau sekadar mengerjakan tugas sekolah.

Sebagai orang tua, memotivasi anak untuk belajar merupakan hal yang susah-susah gampang untuk dilakukan. Tidak jarang, berbagai macam cara dilakukan hingga membuat Anda sebagai orang tua menjadi emosi dan menyerah dengan kenakalan anak Anda. Hanya saja, sebenarnya ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan sehingga anak Anda semakin termotivasi untuk belajar dan mengerjakan tugas sekolahnya. Lantas, cara seperti apa sajakah yang dimaksud? Berikut sejumlah ulasannya.

Ciptakan Suasana Belajar yang Mendukung

Anak akan lebih enjoy untuk belajar apabila suasananya juga sangat mendukung. Dengan suasana yang tenang tentunya akan membuat anak semakin mudah menyerap pembelajaran. Pembelajaran dapat dilakukan secara santai sehingga anak merasa bahwa belajar dapat dilakukan secara menyenangkan tanpa perlu kelelahan dan terlalu serius. Anak juga tidak melulu harus belajar di meja atau kamar, melainkan bisa di ruang tamu, taman, atau bahkan di area bermain. Namun, selalu pastikan anak tetap fokus meskipun belajar di tempat yang bukan kebiasaannya.

Berikan Waktu Istirahat yang Cukup

Anak dengan jam istirahat yang memadai tentunya akan semakin mudah menerima pembelajaran. Berbeda dengan anak yang terlalu dipaksa untuk belajar, tentunya tidak akan membuat mereka kesulitan dan malah kontra dengan pembelajaran yang harusnya diterima. Di jam istirahat tersebut, Anda dapat mengajak anak untuk bermain sejenak atau menyalurkan hobinya. Setelahnya, anak dapat diajak kembali fokus untuk melanjutkan pembelajarannya.

Jadilah Contoh untuk Buah Hati

Pembelajaran yang menyenangkan tentunya dapat diciptakan orang tua dengan cara menyusun struktur dan sistem belajar yang baik. Anda sebagai orang tua perlu menerapkan sikap disiplin belajar dan menjauhkan anak dari game atau internet. Namun sebaiknya, Bunda Okemom juga wajib memberikan contoh yang baik dengan tidak bermain handphone ketika anak sedang belajar. Selain mengajari anak belajar secara langsung, Anda juga dapat turut membaca buku sehingga membuat anak semakin termotivasi dan mau belajar tanpa perlu susah disuruh.

Memotivasi, Bukan Malah Memarahi

Sering kali, respons orang tua ketika mengetahui anaknya malas belajar adalah memarahinya dengan suara yang keras. Padahal dengan cara ini sejatinya tidak efektif karena anak malah akan semakin malas untuk membuka buku pembelajarannya. Sebagai orang tua, hendaknya Anda memberikan pengertian apa manfaat belajar hingga seberapa pentingnya belajar untuk kehidupan dan cita-citanya. Dengan suara yang lembut dan bukan dengan cara memarahinya, anak tentu akan lebih mengerti kewajibannya tersebut sebagai seorang pelajar sehingga semakin semangat untuk belajar.

Tidak Perlu Ragu Memberi Pujian

Pujian merupakan salah satu hal yang dapat diberikan kepada anak dari orang tua. Pujian karena rajin belajar dapat diberikan supaya anak semakin tergugah semangatnya dalam menjalankan kewajibannya tersebut. Bahkan, apresiasi dan pujian sebaiknya juga diberikan pada anak yang mendapatkan nilai kurang memuaskan. Selain sebagai motivasi untuk memperbaiki nilai dan pengetahuan berikutnya, anak juga akan lebih merasa dihargai.

Jangan Terlalu Berfokus pada Nilai

Sebagai orang tua, apakah Anda masih menerapkan pemahaman jadul mengenai nilai bagus pada mata pelajaran tertentu? Nah, hal ini tentunya perlu diubah, sebab tidak semua anak memiliki kemampuan yang sama dalam suatu mata pelajaran. Anak yang tidak pintar dalam matematika bukan berarti anak bodoh sebab semua anak memiliki kemampuan dan kelebihannya masing-masing. Hindari pula untuk membanding-bandingkan anak dengan orang lain supaya mereka dapat lebih menerima kemampuannya tanpa harus merasa minder karena dibandingkan dengan orang lain.

Melakukan Hypnotherapy

Apabila semua cara untuk memotivasi anak belajar sudah dilakukan namun masih saja mengalami kegagalan, langkah terakhir yang bisa Bunda lakukan adalah menggunakan cara hypnotherapy. Cara ini dapat dilakukan bersama dengan pakarnya. Tujuannya tentu untuk semakin meningkatkan motivasi anak melalui pemikiran alam bawah sadarnya. Namun, terapi ini harus dilakukan oleh orang yang benar-benar ahli di bidangnya, ya. Dengan demikian, Anda dapat lebih mudah mengarahkan anak Anda untuk dapat belajar dengan giat dengan motivasi yang sudah diberikan.

Bunda hendaknya juga perlu mengetahui gaya belajar anak Anda. Sebab, tidak semua anak memiliki kemampuan yang sama dalam menerima pembelajaran. Dengan memahami karakter dan gaya belajar anak, tentunya Bunda Okemom akan semakin mudah mengarahkan anak untuk belajar dan menerima pembelajaran yang disediakan. Silakan diterapkan, Bunda!

Share Button